Di Indonesia, popularitas PUBG Mobile terlihat dari
antusiasme penyelenggaraan Grand Final turnamen PUBG Mobile Indonesia National
Championship (PINC) 2018 bulan Oktober lalu.
Dengan menawarkan
total hadiah hingga 700 juta Rupiah dan kesempatan mewakili Indonesia di ajang
PUBG-Mobile Star Challenge (PMSC) 2018 di Dubai, PINC 2018 berhasil menjadi
magnet yang diikuti oleh tim-tim ternama di Indonesia. Berikut cara agar kamu bisa
punya kemampuan yang memungkinkan pemain PUBG Mobile meraih ‘Chicken
Dinner’
1. Percaya Diri
Pemain yang biasa dipanggil oleh rekan setimnya ‘Mas Je’ ini mengakui, ada
proses yang terbilang panjang untuk bisa meningkatkan kemampuan dan menjadi
pemain profesional seperti sekarang.
“Saya menjalani proses percobaan di EVOS kira-kira memakan waktu 3-4 bulan,
untuk bisa membuktikan dan meyakinkan diri sendiri dan tim bahwa saya bisa.”
Menurutnya, proses tersebut diperlukan untuk membuat seorang pemain lebih
rendah hati, dan tidak mempunyai perilaku yang merugikan.
2. Sering-Sering Bermain dengan Pemain yang Lebih Jago
Menurut Jeixy, untuk bisa meningkatkan kemampuan di PUBG Mobile dengan cepat,
Anda banyak bermain dengan pemain lain yang lebih jago.
“Kalau kamu merasa sudah cukup dengan kemampuan sekarang, kamu harus coba main
di mode ‘1 vs Squad’. Tujuannya untuk menentukan seberapa jauh seorang pemain
bisa menjaga dirinya dan bertahan di dalam tekanan ketika bermain sendirian,”
3. Kill/Death/Assist (KDA) Rate Tidak Cukup
Ketika membentuk tim dan merancang strategi, Jeixy menekankan perlunya memilih
kriteria pemain melalui berbagai jenis metode.
“Kebanyakan pemain umumnya pakai rating KDA (Kill-Death-Assist) untuk nentuin
kriteria pemain untuk jadi rekan setimnya. Bagi saya, rating KDA aja nggak
cukup."
"Ada rating lain yang bisa dipakai, seperti AVG-Damage, untuk cari tahu
apakah seorang pemain mainnya lebih banyak berlindung atau malah menembak ke
segala arah."
4. Pemilihan Gadget
Jeixy mengakui pemilihan gadget yang mumpuni memengaruhi
performa pemain untuk meningkatkan keahliannya.
“Intinya sebenarnya ada di kapasitas FPS, antara gadget keluaran Apple dengan
Android spec-nya pasti berbeda satu sama lain. Jangan pilih gadget dengan
spesifikasi yang level bawah karena sering lag yang akan
mengganggu performa ketika pertarungan.”
5. Komunikasi Satu Sama Lain
Sebagaimana permainan tim pada umumnya, aspek komunikasi antar-tim menjadi yang
utama.
“Bagi saya, jago menembak itu nomor tiga. Komunikasi tetap jadi yang paling
penting. Soalnya, walaupun dia jago, kalau selama permainan dia sering
meninggalkan rekan setimnya, yang ada malah rugi."
6. Pilih Senjata dan Grip Senyamannya
Jeixy lebih mementingkan aspek kenyamanan dalam memilih senjata beserta item
pendukung lainnya, seperti grip.
“Si Jughead, misalnya, dia lebih nyaman pakai Angled Forehead, walaupun Half
Grip atau Vertical Grip lebih bagus,“ terangnya menjelaskan pilihan senjata
dari rekan setimnya, Sandy “Jughead“ Saputra.
“Pilih senjata yang paling sesuai dengan karakter kita masing-masing, karena
setiap orang punya pilihan masing-masing.”, tambahnya.
7. Jadi Kapten tak Harus Paling Hebat
Sebagai kapten tim, Jeixy mengatakan ketegasan dan ketepatan menjadi aspek
utama yang harus dimilikinya.
“Seorang kapten harus bisa responsif dan cepat menanggapi permainan yang
dihadapinya. Disini, pengalaman berpengaruh besar. Misalkan sebuah tim pernah
melakukan kesalahan di zona tertentu dan kalah, maka seorang kapten harus bisa
menentukan apa yang harus dilakukan untuk menghindari kesalahan tersebut,"
jelas Jeixy.