1. Uninstall Aplikasi tak Terpakai
uninstall terhadap aplikasi yang tidak perlu atau yang jarang di gunakan. Biasanya aplikasi yang tidak perlu ini tidak sengaja teinstall ketika sedang asik berselancar dan juga melakukan download konten dari website tertentu yang ternyata secara tidak di sadari malah menginstall program yang tidak di butuhkan.
2. Bersihkan Desktop
Banyaknya aplikasi yang diletakkan di desktop juga merupakan salah satu faktor penyebab laptop menjadi lemot. Apabila memiliki laptop dengan kapasitas memori yang besar maka hal ini tidak akan menjadi masalah. Tetapi terkadang jika terlalu banyak aplikasi yang ada pada desktop dapat menyebabkan laptop terlalu lama dalam merespon apa saja yang user kerjakan.
3. Gunakan Aplikasi Seperlunya
Penggunaan RAM yang berlebihan juga merupakan salah satu penyebab lemotnya laptop. Biasanya hal ini terjadi ketika user terlalu banyak membuka aplikasi yang berat dalam sekali running, seperti bermain game sambil memutar playlist music. Hal ini tentu saja akan menyebabkan laptop menjadi lemot. Maka dari itu, lakukanlah pembersihan RAM komputer dengan menutup aplikasi atau dengan menggunakan task manager.
4. Remove Aplikasi di Startup
Startup merupakan suatu saat dimana laptop mulai beroperasi. Biasanya ketika melakukan startup, aplikasi yang akan berjalan adalah aplikasi penting, seperti antivirus. Usahakan jangan terlalu banyak aplikasi yang masuk ke dalam startup, karena hal ini akan menyebabkan aplikasi tersebut akan working in background, yang akan memakan kapasitas dari RAM.
5. Gunakan Aplikasi Sesuai Memory
Apabila menginstall aplikasi yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada pada laptop, maka jangan heran apabila laptop nantinya akan menjadi lemot, meskipun baru dimiliki.
6. Rajin Scanning Virus
Virus dapat menyebabkan memory RAM menjadi semakin sempit, sehingga memicu laptop menjadi lebih lemot. Karena itu, penggunaan antivirus sangatlah penting untuk membantu menjaga performa dari suatu laptop.
7. Penambahan Kapasitas RAM
7. Penambahan Kapasitas RAM
Melakukan penambahan kapasitas RAM. Kapasitas RAM Komputer yang lebih besar, berarti akan memperbaiki proses reading oleh processor. Hal ini akan membantu meringankan kerja laptop, sehingga dapat mengurangi gejala lemot pada laptop. Namun perlu diperhatikan secara khusus, spesifikasi dan juga kapasitas maksimum RAM yang bisa diaplikasikan pada laptop.
8. Pembersihan drive C dan Uninstall Aplikasi Besar
Pembersihan drive C juga penting, serta melakukan proses uninstall dari program dan juga aplikasi yang memberatkan laptop. Seiring dengan bertambah usia maka performa laptop pun akan menurun, sehingga diperlukan pembersihan dari aplikasi yang berat dan memakan kapasitas memori yang besar.
9. Bersihkan Bagian Dalam Laptop
Pembersihan bagian dalam laptop juga perlu untuk dilakukan. Selama lebih dari 3 tahun, laptop bisa saja kemasukan berbagai macam jenis debu dan juga materi halus lainnya, yang dapat menyebabkan laptop menjadi cepat panas dan akhirnya menjadi lemot. Karena itu, perlu dilakukan pembersihan pada laptop, agar paling tidak berkurang gejala lemotnya.