Backup
dan Sync merupakan istilah yang sudah biasa kita dengar. Meskipun kelihatannya
sama saja untuk mem-backup data,
Backup dan Sync beda lho guys.
Apa
yang membedakan Backup dan Sync?
Yuk
simak dibawah ini !
Backup
adalah proses copy data dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Contohnya adalah
ketika kalian copy data dari laptop ke hard disk eksternal, cloud storage,
komputer lain, dan sebaliknya.
Mem-backup file adalah cara paling umum yang dapat diandalkan untuk melindungi data kamu supaya nggak hilang. Backup bisa dilakukan secara manual maupun otomatis. Backup manual ke device lainbisa menjadi pilihanbuat kalian yang menyimpan foto dan video dalam jumlah banyak.
Auto
backup adalah suatu proses ketika kamu memberi perintah pada smartphone atau
device kamu untuk meng-copy data
secara otomatis ke drive atau cloud secara berkala.
Kalian bisa menggunakan aplikasi untuk auto-backup sesuai kebutuhan. Auto backup akan meng-upload data secara otomatis ke dalam cloud / drive. Meskipun praktis, namun kapasitas cloud yang terbatasakan membuat kamu tidak bisa leluasa dalam melindungi data.
BACA JUGA : Android Terbaru Rilis Ganti Nama dan Logo
Sedangkan Sync adalah suatu proses untuk copy atau menghapus data yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa 2 lokasi penyimpanan memiliki data yang sama / identik. Kedua lokasi atau device yang disync / disinkronisasi akan menggabungkan informasi data yang ada sehingga keduanya memiliki data yang sama dan paling update.
Misalkan
terdapat 2 lokasi / device berbeda yang ingin kamu sync. lokasi 1 memiliki data
A & B, sedangkan lokasi 2 memiliki data B saja
Ketika
kalian melakukan sync dari lokasi 1 ke lokasi 2, lokasi 1 akan otomatis
menghapus data A karena lokasi 2 tidak memiliki data A di dalamnya.
Sebaliknya,
ketika kamu melakukan sync dari lokasi 2 ke lokasi 1, lokasi 2 akan otomatis
men-download data B yang dimiliki oleh lokasi 1 sehingga kedua lokasi memiliki
data A & B.
Platform
yang paling sering digunakan orang untuk mensinkronisasikan data dari
smartphone mereka adalah Google Drive, Dropbox, OneDrive, dan yang lainnya.
Sync memang lebih cepat daripada backup, hanya saja sync memiliki resiko yang tinggi. Karena kalau salah, data kalian bisa hilang.