Sebuah firma keamanan digital bernama SophosLabs telah mengeluarkan peringatan mengenai sebuah malware baru yang makin canggih dan berbahaya. Malware yang disebut Baldr tersebut diketahui diselipkan dalam program-program cheat game online seperti CS:GO, Fortnite, Apex Legends, dan lain-lain.
Seberapa
berbahayakah malware bernama Baldr tersebut?
Baldr masuk ke dalam kategori Trojan dibanding sebagai sebuah malware. Trojan sendiri merupakan jenis program yang diselipkan dalam program lain yang di-install korban di komputernya. Trojan biasanya dibawa bersama program seperti crack ataupun cheat. Yang ketika di instal bisa mencuri data dan bahkan merusak perangkat.
Baldr sendiri adalah jenis malware yang mengincar para gamer. Semenjak banyak game yang mengimplementasikan sistem micro-transaction, malware jenis ini semakin berbahaya. Karena banyak orang mencantumkan data-data pribadi serta nomor kartu kredit ke dalam game supaya lebih mudah dalam melakukan pembelian.
Pada pertengahan bulan Januari hingga awal bulan Februari 2019, SophosLabs menemukan Baldr diperjualbelikan dalam forum kejahatan siber Rusia di dark web. Beberapa bulan setelahnya, terlihat bahwa harga Baldr di forum-forum tersebut meningkat. Artinya, saat ini sudah banyak yang sudah membelinya dan juga sudah banyak juga korban yang terinfeksi.
BACA JUGA : 7 Search Engine Yang Ada Sebelum Google
Penyebaran Baldr bermacam macam, bisa melalui konten link yang diisi oleh virus tersebut. Nggak hanya melalui link, banyak pelaku yang menyebarkan link berisi malware tersebut lewat aplikasi chat Discord dan Telegram. Kalian harus berhati-hati ketika download game bajakan. Pasalnya, SophosLabs juga menemukan beberapa crack yang diselipkan Baldr di dalamnya.
Kepala riset siber SophosLabs, Chester Wisniewsi, menjelaskan bahwa Baldr merupakan malware hit and run. Yang artinya, sekali program ini menginfeksi komputermu, seluruh data pribadimu akan segera dikirim ke hacker. Data tersebut termasuk dokumen penting, history, cookies, password yang tersimpan, bahkan data-data transaksi. Data pribadi kamu bisa dijual bebas di internet maupun dimanfaatkan orang lain.
Mayoritas
korban-korban Baldr adalah para remaja dan anak-anak yang menggunakan cheat dan nomor
kartu kredit orang tuanya dalam transaksi game.
Sampai sekarang, negara asal pembuat malware ini belum diketahui. Berdasarkan data yang dirangkum oleh SophosLabs, malware ini sudah menyebar sampai ke Indonesia, Singapura, Brazil, Rusia, dan Amerika Serikat.
Jadi, mulai sekarang kalian para gamers, harus berhati-hati saat ditawarkan cheat oleh oknum tidak bertanggung jawab. Dan kurangilah mendownload game bajakan. Jika kalian merasa skill kalian kurang dalam bermain game, latihan terus sampai jadi jago, tidak ada yang instant, semua butuh proses. Dan, menabunglah jika kalian ingin membeli game impian kalian.
Yuk cek http://zignatic.com/ untuk artikel menarik lainnya. Jangan lupa klik menu lainnya juga ya !